Minggu, 02 Mei 2010

Surat Untuk yang Tersayang....

yang tersayang,

Beranjak dewasa aku semakin jarang mengatakan aku cinta pada kamu. Aku merasa itu adalah kekanak-kanakan. Kenyataannya adalah aku mencintai kamu dan bahkan tak pernah berkurang selalu lebih dan lebih.

Aku sangat berterima kasih akan semua ini. Kamu telah mengajariku banyak hal, tapi yang terhebat dari semua ini adalah cinta kamu. Kekuatan dan semangat kamu adalah teladan buatku. Aku sadar apapun yang aku lakukan dan impikan, aku kan selalu dapat datang pada kamu dan kamu kan mendukungku.

Maafkan aku jika aku belum cukup mengatakan pada kamu, tapi ingatlah selalu bahwa aku sangat menyayangi kamu selalu.

seseorang yang menyayangi kamu,

By : Denny Adriadi

System Operasi Komputer

Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.

Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.
Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi software terinstall. Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk
menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.
Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi

Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.

Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.

Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:
1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.

Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu (misalnya DOS), tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti ini disebut sebagai Multi-tasking Operating System (misalnya keluarga sistem operasi UNIX). Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS

Sumber : buku system komputer

Senin, 29 Maret 2010

EBC Business Letter

BUSINESS LETTER



Jakarta, 6th April 2010



Mr. Andy Law
General Manager
PT. Toyonaka-shi
Jln. Sudirman Raya
Jakarta Pusat 10005








Dear Mr. Jet Lie,

With reference to your advertisement in Jakarta post of 6 May 2010, I would like to be considered for the post of Staff Maintenance Computer you offered.

As you can see in my curriculum vitae, my education, and work experience as personal Maintenance Computer Assemble have give me excellent Computer skills.

I enclose my curriculum vitae and would be glad to meet you for an interview any day 25 April.




I would be glad to meet you for an interview and look forward to having your response.





Your Faithfully



DENNY ADRIADI



Curriculum Vitae







Date of Birth : September 03rd 1989

Age : 20

Nationality : Indonesia

Home Address : Jln. Flamboyan 2 F.No.46
Bekasi-Timur

Marital Status : Single

Education : 2004 – Junior High School YPAN, Bekasi
2007 – Senior High School Technical, Bekasi
2010 – Elementary School Gunadarma Accounting Computer,
Bekasi.

Work Experience : 2009 Training Job to Accounting of Perum Pegadaian
Head Office. 2007 Training Job to Maintenance Electric.
2006 Training Job to Assemble Computer





Skills : Financial Report, Maintenance Computer, Accounting, Assemble

Interest : Purchase, sale, business

Language : Fluency in English











REPLY BUSINESS LETTER




Mr. Andy Law
General Manager
PT. Toyonaka-shi
Jln. Sudirman Raya
Jakarta Pusat 10005


Jakarta, 6th May 2010



Mr. Denny Adriadi
Jln. Flamboyan 2 F.No.46
Bekasi Timur


Dear Mr. Denny,


Mr. Denny has applied for the position of staff Maintenance Computer to the General Manager of this company and has given your name as a reference.


We would be very grateful if you could give us your opinion of her suitability for the position we have. We are particularly interested in appointing someone with maintenance skills.


Any information that you can give us will ofcourse be treadted as strictly confidential.






Your Sincerely,



Mr. Andy Law
General Manager

Kamis, 25 Maret 2010

Materi Tugas Struktur Data

Tugas Struktur Data


1. Apa hasil dari operasi berikut ini :

First = False, Second = False, Third = True

a. ( First and Second ) OR Trird

Hasilnya akan bernilai TRUE

b. First OR ( Second AND Trird )

Hasilnya akan bernilai FALSE

c. NOT First OR ( Second AND NOT Third )

Hasilnya akan bernilai TRUE

d. ( Second OR Trird ) AND ( NOT First OR Second )

Hasilnya akan bernilai TRUE

e. NOT ( NOT Second AND Third ) AND Frist

Hasilnya akan bernilai FALSE


2. Jika Diketahui :

S1 : "PAGI"

S2 : " SIANG"

S3 : " MALEM"

Apa hasil dari operasi berikut ini :

a. Lenght ( S1 ) + Lenght ( S2)

Akan menghasilkan nilai 9

b. Lenght ( Concat ( S2, S3 ))

Akan menghasilkan nilai 10

c. Substr ( Concat ( S1, S2 ), 4, Lenght ( S1 + 1)

Akan menghasilkan nilai ISIAN

d. Insert ( S1, Delete ( S3, 1, 3 ), 1)

Akan menghasilkan nilai PAAMGI

e. Insert ( S1, Substr ( S2, 2, 3 ), 3 )

Akan menghasilkan nilai PAGIANI

Jumat, 26 Februari 2010

Jenis Tipe Data…

Jenis Tipe Data…

a. Field (medan) menyatakan data terkecil yang memiliki makna. Istilah lain untuk field yaitu elemen data, kolom item, dan atribut. Contoh field yaitu nama seseorang, jumlah barang yang dibeli, dan tanggal lahir seseorang.

b. Record (rekaman) menyatakan kumpulan dari sejumlah elemen data yang saling terkait. Sebagai contoh, nama, alamat, tanggal lahir, dan jenis kelamin dari seseorang menyusun sebuah record. Istilah lain yang juga menyatakan record yaitu tupel dan baris.

c. Tabel menghimpun sejumlah record. Sebagai contoh, data pribadi dari semua pegawai disimpan dalam sebuah tabel.

d. Basis data (database) adalah suatu pengorganisasian sekumpulan data yang saling terkait sehingga memudahkan aktivitas untuk memperoleh informasi. Sebagai contoh, basis data akademis mengandung tabel-tabel yang berhubungan dengan data mahasiswa, data jurusan, data mata kuliah, data pengambilan mata kuliah pada suatu semester, dan nilai yang diperoleh mahasiswa.

e. Sepenggal penjelasan tentang ARRAY.
• Elemen-elemen array haruslah bertipe data sama (tidak harus berupa integer) dan bisa berisi nilai yang sama atau berbeda-beda.
• Elemen-elemen array tersusun secara berderet dan dapat diakses secara random di dalam memori.
• Array memiliki alamat yang besebelahan/berdampingan tergantung lebar tipe datanya.
• Array dapat berupa array 1 dimensi, 2 dimensi, bahkan n-dimensi.
Deklarasi array
Var var_array : array (range_index) of tipe_data ;
• Var nilai : array (1..20) of integer;
char jenny [20];
dapat menampung karakter sampai 20 karakter
Array yang sudah dipesan, misalnya 20 tempat tidak harus diisi semuanya, bisa saja hanya diisi 5 elemen saja, baik secara berurutan maupun tidak. Namun pada kondisi yang tidak sepenuhnya terisi tersebut, tempat pemesanan di memori tetap sebanyak 20 tempat, jadi tempat yang tidak terisi tetap akan terpesan dan dibiarkan kosong.
INISIALISASI ARRAY
Untuk menginisialisasi array, elemen-elemen array diletakkan diantara tanda kurung.
Contoh :
• Int arr [ 5 ] = { 1, 3, -3, 5, 2 } ;

2.RECORD
Sebuah record rekaman disusun olehbeberapa field. Tiap field berisi data daritipe dasar / bentukan tertentu. Recordmempunyai kelebihan untuk menyimpansuatu sekumpulan elemen data yang berbeda-beda tipenya (di banding array).
Contoh , sebuah record dengan empat buah field

Field1 Field2 Field4 Field4
Sintax
type
nama_record = record
identifier_1 : tipe_data_1;
:
:
identifier_n : tipe_data_n;
end;
var variabel : nama_record;
Array dari Record
type tanggal = record
bulan, hari, tahun : integer;
end;
var birthdays : array[1..10] of tanggal;

3. POINTER
Pointer : variabel yang berisi alamat memori
Bentuk Umum : Type *variable name;
• Type adalah tipe dasar pointer
• Variable name adalah nama variabel pointer
• * adalah operator memori untuk mengembalikan nilai variabel pada alamatnya yang ditentukan oleh operand.
DEKLARASI POINTER
Type pengenal = ^simpul;
Simpul = tipe;

4. LIST
• List : umpulan objek data yang bertipe sama
• Elemen-elemennya dapat dihapus atau ditambahkan secara dinamis
Data1
List dgn pointer
Data2

Apa yang dimaksud dengan Struktur Data?

Apa yang dimaksud dengan Struktur Data?

Dalam istilah ilmu komputer, sebuah struktur data adalah cara penyimpanan, penyusunan dan pengaturan data di dalam media penyimpanan komputer sehingga data tersebut dapat digunakan secara efisien.

Dalam teknik pemrograman, struktur data berarti tata letak data yang berisi kolom-kolom data, baik itu kolom yang tampak oleh pengguna (user) atau pun kolom yang hanya digunakan untuk keperluan pemrograman yang tidak tampak oleh pengguna. Setiap baris dari kumpulan kolom-kolom tersebut dinamakan catatan (record). Lebar kolom untuk data dapat berubah dan bervariasi. Ada kolom yang lebarnya berubah secara dinamis sesuai masukan dari pengguna, dan juga ada kolom yang lebarnya tetap. Dengan sifatnya ini, sebuah struktur data dapat diterapkan untuk pengolahan database (misalnya untuk keperluan data keuangan) atau untuk pengolah kata (word processor) yang kolomnya berubah secara dinamis. Contoh struktur data dapat dilihat pada berkas-berkas lembar-sebar (spreadsheet), pangkal-data (database), pengolahan kata, citra yang dipampat (dikompres), juga pemampatan berkas dengan teknik tertentu yang memanfaatkan struktur data.

USAHA MIKRO DAN UKM DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA

USAHA MIKRO DAN UKM DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA

Perjalanan ekonomi Indonesia selama empat tahun dilanda krisis 1997-2001 memberikan perkembangan yang menarik mengenai posisi usaha kecil yang secara relatif menjadi semakin besar sumbangannya terhadap pembentukan PDB. Hal ini seolah-olah mengesankan bahwa kedudukan usaha kecil di Indonesia semakin kokoh. Kesimpulan ini
pada saat itu memang memperkuat kesadaran baru akan posisi penting pembangunan UKM di tanah air. Namun barangkali perlu dikaji lebih mendalam agar tidak menyesatkan kita dalam merumuskan strategi pengembangan dalam persfektif jangka waktu yang panjang. Kompleksitas ini akan semakin terlihat lagi bila dikaitkan dengan konteks dukungan yang semakin kuat terhadap perlunya mempertahankan UKM (Usaha Kecil dan Usaha Menengah).
Kedudukan UKM dalam perekonomian Indonesia paling tidak dapat dilihat dari :

(a). Kedudukannya sebagai pemain utama dalam kegiatan ekonomi di berbagai sektor;
(b). Penyedia lapangan kerja yang terbesar;
(c). Pemain penting dalam pengembangan kegiatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat;
(d). Pencipta pasar baru dan inovasi; serta
(e). Sumbangan dalam menjaga neraca pembayaran melalui sumbangannya dalam menghasilkan ekspor.

Posisi penting ini sejak dilanda krisis tidak semuanya berhasil dipertahankan sehingga pemulihan ekonomi belum optimal. Meskipun demikian secara keseluruhan tetap saja, bahwa pada tahun 1998 selama puncak krisis pertumbuhan ekonomi yang negatif 13,4% telah mengakibatkan kelesuan perkembangan unit usaha yang ada. Pada saat itu bahkan terjadi pengurangan jumlah unit usaha yang diperkirakan sebanyak 2,95 juta unit lebih (BPS dan KMKUKM, 2001). Hal ini membuktikan betapa sulitnya melakukan suatu switching dalam jangka yang pendek,
apabila faktor sumberdaya manusia yang berintikan penguasaan teknologi dan faktor kemampuan manajerial dari tenaga kerja rendah (Robinson, 1961).
Selanjutnya perjalanan perekonomian Indonesia selama lima tahun sejak dilanda krisis memang cukup menarik untuk dilihat dalam kerangka mengidentikifikasi kekuatan UKM karena karakter fleksibilitasnya ternyata tidak cukup menjadi satu-satunya pertimbangan untuk membuat lompatan, ketika faktor lainnya tidak mendukung. Hal ini antara lain karena usaha kecil yang ada harus fleksibel karena mereka terpaksa harus hidup, sehingga ketika dihadapkan pada tantangan baru batas maksimal kemampuannya untuk melakukan penyesuaian segera nampak dan tidak mampu bertahan terus dalam kegiatan yang sama. Kadang–kadang harapan yang dibebankan kepada UKM juga terlampau berat, karena kinerjanya semasa krisis yang mengesankan. Disamping pangsa relatif yang membesar yang diikuti oleh tumbuhnya usaha baru juga memberikan harapan baru. Sebagaimana diketahui selama tahun 2000 telah terjadi tambahan usaha baru yang cukup besar dimana diharapkan mereka ini berasal dari sektor modern/besar dan terkena PHK kemudian menerjuni usaha mandiri. Dengan demikian mereka ini disertai kualitas SDM yang lebih baik dan bahkan mempunyai permodalan sendiri, karena sebagian dari mereka ini berasal dari sektor keuangan/perbankan.

Secara garis besar kebijakan Pemerintah dalam pengembangan UKM semasa krisis dimulai dengan menggerakkan sektor ekonomi rakyat dan koperasi untuk pemulihan produksi dan distribusi kebutuhan pokok yang macet akibat krisis Mei 1998. Hingga akhir tahun 1999 upaya ini secara meluas didukung dengan penyediaan berbagai skema kredit
program yang kemudian mengalami kemacetan. Sejak 2000 dengan keluarnya UU 25 tentang PROPENAS secara garis besar kebijakan pengembangan UKM ditempuh dengan tiga kebijakan pokok yaitu;
(a) penciptaan iklim kondusif,
(b) Meningkatkan akses kepada sumberdaya produktif, dan
(c) pengembangan kewirausahaan.

Pada tahap selanjutnya ditekankan perlunya partisipasi stakeholder dalam arti luas dalam penyusunan kebijakan
dan implementasinya. Namun perubahan hubungan internasional antar pusat dan daerah otonom dalam pembinaan UKM sejalan dengan pelaksanaan otonomi daerah menjadikan ketidakrataan pola dan kapasitas daerah dalam menangani pengembangan UKM. Mengingat populasi terbesar dari unit usaha yang menyumbang pada penyediaan lapangan kerja adalah usaha kecil, maka kita tidak dapat menghindari fokus lebih besar dalam pembahasan selanjutnya akan ditujukan pada usaha kecil. Tinjauan terhadap keberadaan usaha kecil di berbagai sektor ekonomi dalam pembentukan PBD menjadi dasar pemahaman kita terhadap kekuatan dan kelemahannya, selanjutnya potensinya sebagai motor pertumbuhan perlu ditelaah lebih dalam agar kita mampu menemu kenali persyaratan yang
diperlukan untuk pengembangannya. Dalam melihat peranan usaha kecil ke depan dan prasyarat yang diperlukan untuk mencapai posisi tersebut, maka paling tidak ada dua pertanyaan besar yang harus dijawab :
Pertama, apakah UKM Indonesia mampu menjadi mesin pertumbuhan sebagaimana diharapkan oleh gerakan UKM di dunia yang sudah terbukti berhasil di negara-negara maju;
Kedua, apakah UKM mampu menjadi instrumen utama bagi pemulihan ekonomi Indonesia, terutama memecahkan persoalan pengangguran. Selanjutnya melihat problematika perekonomian Indonesia maka pengembangan UKM
selalu dihadapkan pada upaya menjawab dua persoalan pokok. Pertama, menjadikan UKM sebagai sektor yang kompetitif untuk orientasi ekspor sehingga pengembangannya sangat selektif pada sektor-sektor tertentu. Kedua, upaya menjawab penciptaan lapangan kerja untuk menanggulangi masalah kemiskinan. Adanya orientasi ganda tersebut memerlukan pengenalan sasaran dan pilihan instrumen kebijakan yang sesuai.
Fokus untuk melihat salah satu dimensi penting dalam pengembangan UKM yang ideal adalah pada faktor pengusahanya baik dalam tenaga kerja yakni orang yang bekerja pada unit-unit usaha kecil dan faktor pengusahanya sebagai wirausahawan. Dimensi entrepreneural development menempati posisi yang strategis dalam membangun UKM Indonesia yang berdaya saing dalam kerangka globalisasi dan keterbukaan pasar. Bagi Indonesia yang didominasi oleh kegiatan pertanian dan lebih sempit lagi pertanian tanaman pangan yang lebih condong dengan
subsidi tinggi, maka tantangan ini menjadi sangat besar karena selain menyangkut perubahan sikap juga harus dilaksanakan dalam jumlah yang besar secara serentak.

Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan penduduk dan disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatu negara.
Pembangunan ekonomi tak dapat lepas dari pertumbuhan ekonomi (economic growth); pembangunan ekonomi mendorong pertumbuhan ekonomi, dan sebaliknya, pertumbuhan ekonomi memperlancar proses pembangunan ekonomi.
Yang dimaksud dengan pertumbuhan ekonomi adalah proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional[1]. Suatu negara dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi apabila terjadi peningkatan GNP riil di negara tersebut. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.
Perbedaan antara keduanya adalah pertumbuhan ekonomi keberhasilannya lebih bersifat kuantitatif, yaitu adanya kenaikan dalam standar pendapatan dan tingkat output produksi yang dihasilkan, sedangkan pembangunan ekonomi lebih bersifat kualitatif, bukan hanya pertambahan produksi, tetapi juga terdapat perubahan-perubahan dalam struktur produksi dan alokasi input pada berbagai sektor perekonomian seperti dalam lembaga, pengetahuan, dan teknik.

Sumber daya alam yang dimiliki mempengaruhi pembangunan ekonomi.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi, namun pada hakikatnya faktor-faktor tersebut dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu faktor ekonomi dan faktor nonekonomi.
Faktor ekonomi yang mempengaruhi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi diantaranya adalah sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya modal, dan keahlian atau kewirausahaan.
Sumber daya alam, yang meliputi tanah dan kekayaan alam seperti kesuburan tanah, keadaan iklim/cuaca, hasil hutan, tambang, dan hasil laut, sangat mempengaruhi pertumbuhan industri suatu negara, terutama dalam hal penyediaan bahan baku produksi. Sementara itu, keahlian dan kewirausahaan dibutuhkan untuk mengolah bahan mentah dari alam, menjadi sesuatu yang memiliki nilai lebih tinggi (disebut juga sebagai proses produksi).
Sumber daya manusia juga menentukan keberhasilan pembangunan nasional melalui jumlah dan kualitas penduduk. Jumlah penduduk yang besar merupakan pasar potensial untuk memasarkan hasil-hasil produksi, sementara kualitas penduduk menentukan seberapa besar produktivitas yang ada.
Sementara itu, sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah bahan mentah tersebut. Pembentukan modal dan investasi ditujukan untuk menggali dan mengolah kekayaan. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitas.
Faktor nonekonomi mencakup kondisi sosial kultur yang ada di masyarakat, keadaan politik, dan sistem yang berkembang dan berlaku.